MODUL AJAR IPS Kelas VIII Semester 1 & 2 Kurikulum Merdeka Edisi Terbaru

Kami suguhkan modul ajar berdiferensiasi mata pelajaran IPS kelas 8 jenjang SMA/SMK sebagai Perangkat terbaru revisi 2023/2024! dirancang untuk memenuhi kebutuhan belajar yang beragam dari setiap siswa di kelas. Hal ini dilakukan dengan menyediakan materi, sumber daya, dan penilaian yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman, minat, dan gaya belajar individu. Dimana untuk setiap komponennya meliputi asesmen diagnostik awal, konten, proses hingga hasil akhir dengan menyajikan sumatif, formatif dan LKPD yang dibuat kompleks sebagai media evaluasi siswa. Sehingga guru tidak harus menyusunnya lagi.

Sobat guru-baikcom yang budiman, Informasi kali ini kami tujukan khusus untuk guru IPS tingkat SMP kelas delapan dimanapun berada. Melalui halaman ini kami kembali bagikan contoh modul ajar kurikulum merdeka kelas viii semester ganjil dan genap revisi 2023/2024 yang disusun berdasarkan CP terbaru dan sesuai dengan buku kemendikbud terbitan terbaru. Kami sangat memahami saat-saat menjelang kegiatan belajar aktif semester genap dan ganjil awal tahun ajaran tentunya guru-guru harus telah selesai menyiapkan perangkat ajarnya masing-masing. Maka dari itu yuk jadilah guru yang cerdas diera merdeka ini. Sedangkan bagi guru yang tidak menggunakan metode pembelajaran beragam, modul ini masih tetap bisa digunakan dengan tidak mengindahkan opsi diferen yang tersedia.

Namun supaya lebih memahamkan teman-teman guru sekalian, disini kami ulas sedikit mengapa harus berdiferen :

Pertama, Mengakomodasi Kebutuhan Beragam: Setiap siswa memiliki kekuatan, kelemahan, dan kebutuhan belajar yang berbeda. Modul berdiferensiasi memungkinkan guru untuk mengakomodasi variasi ini dengan memberikan materi yang sesuai dengan kemampuan dan minat siswa.

Kedua, Mendorong Pemahaman Mendalam: Dengan memfokuskan pada kebutuhan individu, modul ini dapat membantu siswa untuk memahami konsep-konsep sosial secara lebih mendalam. Ini tidak hanya meningkatkan kinerja akademik, tetapi juga membangun rasa percaya diri dalam belajar ilmu pengetahuan sosial.

Ketiga,Meningkatkan Motivasi: Dengan menyediakan materi yang relevan dan menantang, modul ajar berdiferensiasi dapat meningkatkan motivasi siswa untuk belajar. Mereka merasa dihargai dan terlibat dalam proses pembelajaran.

Modul Disusun sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik fase D dengan mempertimbangkan apa yang akan dipelajari dan tujuan pembelajaran dan berbasis perkembangan jangka panjang. Sesuai dengan yang termuat dalam Kepmendikbudristek Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran.

Baiklah sebelum menuju contoh yang tersedia, Sebaiknya guru-guru mengetahui deretan materi pelajaran ilmu pengetahuan sosial kelas 8 jenjang SMP/Mts kurikulum merdeka yang akan dipelajari pada semester ganjil maupun semester genap. Agar lebih menambah wawasan pembaca sekalian ada baiknya download buku guru dan siswa sebagai pegangan.

SEMESTER GANJIL

  • Kondisi Geografis dan Pelestarian Sumber Daya Alam
  • Kemajemukan Masyarakat Indonesia

SEMESTER GANJIL

  • Nasionalisme dan Jati Diri Bangsa
  • Pembangunan Perekonomian Indonesia

Adapun Komponen-komponen yang termuat dalam modul ajar ini berisikan :

1. INFORMASI UMUM

Identitas Modul

Berisi Info seputar modul ajar yang terdiri dari: Nama penyusun, institusi, dan tahun disusunnya modul ajar, Tingkatan sekolah (SD/SMP/SMA), Kelas, dan Alokasi waktu (penentuanya cocok dengan jam pembelajaran yang berlaku di unit kerja masing-masing)

Kompetensi Awal

Yang dimaksud dengan Kompetensi awal merupakan pengetahuan dan/ atau keterampilan yang perlu dimiliki siswa sebelum mempelajari topik tertentu.

Profil Pelajar Pancasila

Pelajar Pancasila merupakan tujuan akhir dari suatu aktivitas pembelajaran yang berhubungan erat dengan pembentukan karakter siswa.

Profil Pelajar Pancasila bisa terefleksi dalam konten dan/atau sistem pembelajaran. Dalam modul pembelajaran, Profil Pelajar Pancasila tak perlu dicantumkan seluruhnya, namun bisa dipilih Profil Pelajar Pancasila yang cocok dengan kegiatan pembelajaran.

Enam dimensi Profil Pelajar Pancasila saling berkaitan dan terintegrasi dalam seluruh mata pembelajaran. Hal ini nampak jelas di dalam:
materi/isi
pembelajaran
pedagogi dan/atau
kegiatan projek
asesmen

Tiap modul mencakup satu atau beberapa unsur dimensi Profil Pelajar Pancasila yang telah ditetapkan.

Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana adalah fasilitas dan bahan yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran.

Sarana artinya alat dan bahan yang diaplikasikan. Prasarana ialah materi dan sumber bahan ajar lain yang relevan yang diaplikasikan dalam aktivitas pembelajaran. Ketersediaan materi sebaiknya mempertimbangkan keperluan peserta didik, baik dengan keterbatasan atau kelebihan.

Teknologi juga termasuk sarana dan prasarana yang perlu dimanfaatkan untuk pembelajaran yang lebih dalam dan bermakna.

Sasaran Peserta Didik

Terapat 3 (Tiga) klasifikasi target peserta didik yakni:
1. Peserta didik reguler/tipikal: umum, tak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.
2. Peserta didik dengan kesulitan belajar seperti gaya belajar yang terbatas hanya satu gaya (contohnya dengan audio). kesulitan dengan bahasa dan pemahaman materi ajar, kurang percaya diri, kesulitan berkonsentrasi jangka panjang, dan lain-lain.
3. Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, sanggup mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan sanggup memimpin.

Contoh Pembelajaran

Contoh pembelajaran merupakan atau kerangka pembelajaran yang memberikan ilustrasi sistematis pelaksanaanpembelajaran}.

Modelnya {bahkan bermacam-macam, mulai dari contoh pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan blended learning.

2. KOMPONEN INTI

Tujuan Pembelajaran

Pada Tujuan pembelajaran semestinya mencerminkan hal-hal penting dari pembelajaran dan wajib bisa diuji dengan pelbagai bentuk asesmen sebagai format dari unjuk pemahaman.

Selain itu, tujuan pembelajaran akan menentukan kegiatan belajar, sumber tenaga yang diaplikasikan, kesesuaian dengan keberagaman murid, dan metode asesmen yang diterapkan.

Tujuan pembelajaran bahkan bisa bermacam-macam bentuk , mulai dari pengetahuan (fakta dan berita), prosedural, pemahaman konseptual, pemikiran dan penalaran keterampilan, dan kolaboratif dan strategi komunikasi.

Pemahaman Bermakna

Pemahaman bermakna merupakan info tentang manfaat yang akan diperoleh peserta didik sesudah pelaksanaan pembelajaran. Manfaat tersebut nantinya dapat diterapkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Model kalimat pemahaman bermakna: Manusia berorganisasi untuk memecahkan persoalan sulit dan mencapai suatu tujuan.

Pertanyaan Pemantik

Adapun Pertanyaan pemantik bertujuan untuk mengantar siswa mendapatkan pemahaman bermakna cocok dengan tujuan pembelajaran.

Pertanyaan ini diciptakan oleh guru untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan kecakapan berpikir kritis dalam diri peserta didik.

Misalnya, pada pembelajaran menulis cerpen, guru dapat mengajukan pertanyaan pemantik sebagai berikut:

Apa yang membuat sebuah cerpen menarik untuk dibaca?

Seandainya kamu diminta untuk membuat akhir cerita yang berbeda, apa yang akan kamu usulkan?

Kegiatan Pembelajaran

Urutan kegiatan pembelajaran inti dalam format langkah-langkah konkret, yang disertakan opsi pembelajaran alternatif dan langkah untuk menyesuaikan dengan keperluan belajar siswa.

Langkah kegiatan pembelajaran ditulis secara berurutan cocok dengan durasi waktu yang direncanakan, dalam tiga tahap, yakni pendahuluan, inti, dan penutup berbasis metode pembelajaran aktif.

Asesmen

Kebutuhan Asesmen diterapkan untuk mengevaluasi capaian pembelajaran di akhir kegiatan.

Kriteria pencapaian wajib diatur dengan jelas cocok dengan tujuan pembelajaran ditetapkan.

Ada 3 tipe asesmen:
a. Asesmen sebelum pembelajaran (diagnostik)
b. Asesmen selama proses pembelajaran (formatif)
c. Asesmen pada akhir pelaksanaan pembelajaran (sumatif)

Wujud asesmen yang dapat dilakukan :

Sikap (Profil Pelajar Pancasila) dapat berupa: observasi, pengevaluasian diri, penilaian teman sebaya, dan anekdotal. Kinerja (presentasi, drama, pameran hasil karya, jurnal, dsb.) Tertulis tes objektif: essay, pilihan ganda, isian, jawaban singkat, benar-salah).

Pengayaan dan Remedial Pengayaan ialah kegiatan pembelajaran yang diberikan pada peserta didik dengan capaian tinggi agar mereka dapat mengoptimalkan potensinya secara maksimal.

Dalam merancang kegiatan pengayaan, Anda perlu mengamati diferensiasi, seumpama lembar belajar/ kegiatan yang berbeda dengan kelas.

Remedial diberikan terhadap peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau pembelajaran (mengulang).

3. LAMPIRAN

a. Lembar Kerja Peserta Didik

Lembar kerja siswa ini dimaksudkan untuk peserta didik (bukan guru) dan dapat diperbanyak sesuai kebutuhan untuk diberikan terhadap peserta didik, termasuk peserta didik nonreguler.

b. Bahan Bacaan Guru & Peserta Didik

Bahan bacaan guru dan peserta didik dapat diaplikasikan sebagai pemantik sebelum aktivitas dimulai atau untuk memperdalam pemahaman materi pada saat atau akhir kegiatan pembelajaran.

c. Glosarium

Glosarium ialah kumpulan istilah-istilah dalam suatu bidang secara alfabetikal komplit dengan definisi dan artinya. glosarium diperlukan untuk kata atau istilah yang memerlukan penjelasan lebih mendalam.

d. Daftar Pustaka

Daftar pustaka merupakan sumber-sumber acuan yang digunakan dalam pengembangan modul didik. ialah segala sumber belajar (buku siswa, buku referensi, majalah, koran, situs web, lingkungan sekitar, narasumber, dan lain-lain.

Selanjutnya silahkan unduh : Contoh Modul ajar IPS Kelas delapan Kurikulum merdeka

Lihat Juga :

Modul Ajar IPS Kelas 7 Kurikulum Merdeka

Modul Ajar IPS kelas 9 Kurikulum Merdeka

Belum ada Komentar untuk "MODUL AJAR IPS Kelas VIII Semester 1 & 2 Kurikulum Merdeka Edisi Terbaru"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel