Modul Ajar PJOK Kelas VII SMP Kurikulum Merdeka Terbaru 2022/2023

Sobat Guru-Baik, Mengingat sudah ribuah sekolah yang mengimplementasikan kurikulum merdeka di tahun 2022/2023 ini. Maka pada postingan ini kami bagikan informasi tentang perangkat ajar terbaru yakni rpp plus atau modul ajar yang kali ini kami khususkan untuk mata pelajarann penjas kelas 7 SMP.

Dibuat berdasarkan Kepmendikbudristek Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran, perlu penetapan satuan pendidikan pelaksana implementasi Kurikulum Merdeka melalui jalur mandiri.

gambar modul ajar PJOK Kelas 7 SMP

Dalam penggunaan dan penerapannya bapak/ibu guru bisa memilih satu dari tiga opsi pengaplikasian modul ajar pada kurikulum merdeka yang dianut sekolah masing-masing yakni:
👉Mandiri Belajar :
Satuan pendidikan menerapkan beberapa bagian dan prinsip kurikulum merdeka tanpa mengganti kurikulum yang digunakan.
👉Mandiri berubah :
Satuan pendidikan menggunakan kurikulum merdeka dengan menggunakan perangkat ajar yang disediakan dan menerapkan pembelajaran terdiferensiasi secara sederhana.
👉Mandiri berbagi :
Satuan pendidikan menerapkan kurikulum merdeka dengan mengembangkan perangkat ajar secara mandiri.

Perlu difahami selain untuk kurikulum pemulihan, modul ajar kurikulum merdeka SMP bisa juga digunakan sebagai pengganti rpp bagi sekolah yang masih menggunakan kurikulum 2013. Bapak /ibu guru hanya tinggal menyesuaikan kompetensi dasar dan materi pembelajaran saja.

Materi yang digunakan dalam penyusunan modul sesuai dengan buku dari buku panduan mata pelajaran dari kemendikbud terbaru semester ganjil dan genap yang terdiri dari beberapa bab yang akan dibahas.

Sesuai dengan fase atau tahap perkembangan peserta didik dengan mempertimbangkan apa yang akan dipelajari dengan tujuan pembelajaran, dan berbasis perkembangan jangka panjang. Sehingga didalamnya tertuang tiga komponen penting yang menjadi penyusun modul ajar kurikulum merdeka, Meliputi:

1. Informasi Umum
Pada bagian ini berisikan identitas sekolah, kompetensi awal, profil pelajar pancasila, sarana dan prasarana, terget peserta didik dan model pembelaran yang digunakan.

2. Komponen Inti
Pada Bagian ini didalamnya terkandung tujuan pembelajaran, pemahaman bermakna, pertanyaan pemantik, persiapan pembelajran, kegiatan pembelajaran, asesmen, pengayaan dan remedial, serta refleksi peserta didik guru.

3. Lampiran
Bagian ini merupakan komponen terakhir yang terdapat didalam modul ajar, dimana pada komponen ini berisikan lembar kerja peserta didik (LKPD), bahan bacaan guru dan peserta didik, glosarium serta daftar pustaka.

Dengan menggunakan komponen-komponen penting diatas sehingga menjadi dasar untuk menyusun dan mengembangkan modul ajar sesuai dengan konteks lingkungan dan kebutuhan belajar peserta didik. Sehingga "modul ajar yang tersedia memiliki beberapa kriteria penting" sebagai berikut:
👉Esensial :
Pemahaman konsep dari setiap mata pelajaran melalui pengalaman belajar dan lintas disiplin.
👉Menarik, bermakna dan menantang :
Menumbuhkan minat untuk belajar dan melibatkan peserta didik secara aktif dalam proses belajar. Berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki sebelumnya, sehingga tidak terlalu kompleks, namun juga tidak terlalu mudah untuk tahap usianya.
👉Relevan Dan Kontekstual :
Berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki sebelumnya, dan sesuai dengan konteks di waktu dan tempat peserta didik berada.
👉Berkesinambungan :
Keterkaitan alur kegiatan pembelajaran sesuai dengan fase belajar peserta didik.

Contoh Modul Kurikulum Merdeka SMP Kelas 7

Contoh Modul Ajar Olahraga kelas VII berikut tersedia dalam format pdf yang bisa bapak/ibu guru gunakan sebagai refferensi. Nantinya bisa dikembangkan sendiri oleh bapak/ibu agar menjadi lebih baik dan sempurna.

Penyusun : Guru-Baik

Jenjang    : SMP

Kelas       : VII

Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit (3 Kali pertemuan).

 

Kompetensi Awal:

Peserta didik telah dapat  menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan memahami variasi dan kombinasi pola gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dalam berbagai permainan invasi sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki.

Profil Pelajar Pancasila:

Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan pada Fase D adalah mandiri dan gotong royong yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran gerak spesifik permainan invasi melalui permainan bola basket.

Sarana Prasarana

 

·        Lapangan permainan bola basket atau lapangan sejenisnya (lapangan bola voli atau halaman sekolah).

·        Bola basket atau bola sejenisnya (bola terbuat dari plastik, karet, dll).

·        Rintangan (corong) atau sejenisnya (kursi atau bilah bambu).

·        Peluit dan stopwatch.

 

Target Peserta Didik

o    Peserta didik regular/tipikal.

 

Jumlah Peserta Didik

o    Maksimal 32 peserta didik.

Ketersediaan Materi

o    Pengayaan untuk peserta didik CIBI atau yang berpencapaian tinggi : YA/TIDAK.

o    Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas, untuk peserta didik yang sulit memahami konsep: YA/TIDAK.

(Jika memilih YA, maka di dalam pembelajaran disediakan alternatif aktivitas sesuai kebutuhan peserta didik).

Materi Ajar, Alat, dan Bahan yang Diperlukan

1.       Materi Pokok Pembelajaran

a.       Materi Pembelajaran Reguler

Memahami fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik permainan invasi melalui permainan bola basket, diantaranya:

1)      Gerak spesifik melempar bola basket dari (depan dada, atas kepala, samping, dan memantul ke lantai).

2)      Gerak spesifik menangkap bola basket dari (depan dada, atas kepala, samping, dan bergulir di tanah).

3)      Gerak spesifik menggiring bola basket (sambil berjalan, sambil berlari, maju-mundur, zig-zag, dan melewati rintangan).

4)      Gerak spesifik menembak bola basket ke ring dengan (satu tangan dari atas kepala, dua tangan dari atas kepala, dari depan dada dengan dua tangan,  loncatan di tempat, tembakan kaitan, meloncat setelah menggiring atau menerima bola/lay-up, dan meloncat setelah menerima bola/pivot).

5)      Konsep peraturan permainan dan modifikasi aktivitas permainan bola basket, serta mempraktikkan bermain bola basket dengan berbagai modifikasi.

 

b.      Materi Pembelajaran Remidial

Materi pembelajaran untuk remedial sama dengan materi reguler. Akan tetapi penekanan materinya hanya pada materi yang belum dikuasai (berdasarkan identifikasi) yang akan dipelajari peserta didik kembali. Materi dapat dimodifikasi dengan menambah jarak, pengulangan, intensitas, dan kesempatan/frekuensi melakukan bagi peserta didik. Setelah dilakukan identifikasi kelemahan peserta didik, guru dapat mengubah strategi dengan memasangkan peserta didik dan belajar dalam kelompok agar bisa saling membantu, serta berbagai strategi lain sesuai kebutuhan peserta didik.

 

c.       Materi Pembelajaran Pengayaan

Materi pembelajaran untuk pengayaan sama dengan regular. Materi dapat dikembangkan dengan meningkatkan kompleksitas materi, mengubah lingkungan permainan, dan mengubah jumlah pemain di dalam permainan yang dimodifikasi.

 

2.       Media Pembelajaran

a.       Peserta didik sebagai model atau guru yang memperagakan aktivitas gerak spesifik melempar, menangkap, menggiring, dan menembak bola permainan bola basket.

b.      Gambar aktivitas gerak spesifik melempar, menangkap, menggiring, dan menembak bola permainan bola basket.

c.       Vidio pembelajaran aktivitas gerak spesifik melempar, menangkap, menggiring, dan menembak bola permainan bola basket.

 

3.       Alat dan Bahan Pembelajaran

a.       Lapangan permainan bola basket atau lapangan sejenisnya (lapangan bola voli atau halaman sekolah).

b.      Bola basket atau bola sejenisnya (bola terbuat dari plastik, karet, dll).

c.       Rintangan (corong) atau sejenisnya (kursi atau bilah bambu).

d.      Peluit dan stopwatch.

e.       Lembar Kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas gerak.

 

Moda Pembelajaran

·        Guru memilih moda pembelajaran yang diinginkaan sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar yang ada, seperti: moda daring, luring, atau paduan antara tatap muka dan PJJ (blended learning). Pada modul ini menggunakan moda luring.

Pengaturan Pembelajaran

Pengaturan Peserta Didik:

o    Individu.

o    Berpasangan.

o    Berkelompok.

o    Klasikal

(Guru dapat mengatur sesuai dengan jumlah peserta didik di setiap kelasnya serta formasi yang diinginkan).

Metode:

o    Diskusi

o    Demonstrasi

o    Simulasi

o    Resiprokal

(Guru dapat memilih salah satu atau menggabungkan beberapa metode yang diinginkan).

Asesmen Pembelajaran

Menilai Ketercapaian Tujuan Pembelajaran:

o    Asesmen individu

o    Asesmen berpasangan

 

Jenis Asesmen:

o    Pengetahuan (lisan dan tertulis).

o    Keterampilan (praktik dan kinerja).

o    Sikap (mandiri dan gotong royong).

o    Portopolio.

(Guru dapat memilih salah satu atau menggabungkan beberapa asesmen yang sesuai).

 

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan menganalisis gerak spesifik dan fungsional permainan dan olahraga (mengoper, menangkap, menggiring, dan menembak bola) permainan bola basket sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Pemahaman Bermakna

Setelah peserta didik melakukan pembelajaran aktivitas gerak spesifik permainan bola basket, manfaat apakah yang dirasakan olehnya? Dapatkah pengalaman pembelajaran ini diterapkan ke dalam kehidupan sehari-hari?

Pertanyaan Pemantik

 

Mengapa peserta didik perlu memahami dan menguasai gerak spesifik mengoper, menangkap, menggiring, dan menembak bola permainan bola basket?

 

Prosedur Kegiatan Pembelajaran

 

1.       Persiapan mengajar

Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut:

a.       Membaca kembali Modul Ajar yang telah dipersiapkan guru sebelumnya.

b.       Membaca kembali buku-buku sumber yang berkaitan dengan permainan bola basket.

 

c.       Menyiapkan alat pembelajaran, diantaranya:

1)      Bola basket atau bola sejenisnya (bola terbuat dari plastik, karet, dll).

2)      Lapangan permainan bola basket atau lapangan sejenisnya (lapangan bola voli atau halaman sekolah) yang aman.

3)      Rintangan (corong) atau sejenisnya (kursi atau bilah bambu).

4)      Peluit dan stopwatch.

5)      Lembar Kegiatan Peserta Didik (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas gerak.

 

2.       Kegiatan pengajaran

Langkah-langkah kegiatan pengajaran antara lain sebagai berikut:

 

a.       Kegiatan pendahuluan (10 menit)

1)      Guru meminta salah seorang peserta didik untuk menyiapkan barisan di lapangan sekolah dan mengucapkan salam atau selamat pagi kepada peserta didik.

2)      Guru meminta salah seorang peserta didik untuk memimpin doa, dan peserta didik berdoa sesuai dengan agamanya masing-masing.

3)      Guru memastikan bahwa semua peserta didik dalam keadaan sehat, bila ada peserta didik yang kurang sehat (sakit), maka guru meminta peserta didik tersebut untuk berisitirahat di kelas.

4)      Guru memotivasi peserta didik untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi kesehatan dan kebugaran.

5)      Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan cara tanya jawab.

6)      Guru menjelaskan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik setelah proses pembelajaran (seperti yang tercantum dalam indikator ketercapaian kompetensi) disertai dengan penjelasan manfaat dari kegiatan bermain bola basket: misalnya bahwa bermain bola basket adalah salah satu aktivitas yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan prestasi cabang olahraga bola basket.

7)      Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari yaitu: aktivitas keterampilan gerak spesifik mengoper, menangkap, menggiring, dan menembak bola permainan bola basket.

8)      Guru menjelaskan teknik asesmen untuk kompetensi aktivitas gerak spesifik permainan bola basket, baik kompetensi sikap (profil Pelajar Pancasila) dengan observasi dalam bentuk jurnal, yaitu pengembangan nilai-nilai karakter gotong royong dan mandiri, kompetensi pengetahuan: menganalisis aktivitas gerak spesifik mengoper, menangkap, menggiring, dan menembak bola permainan bola basket menggunakan tes tertulis, dan kompetensi terkait keterampilan yaitu: mempraktikkan aktivitas gerak spesifik mengoper, menangkap, menggiring, dan menembak bola permainan bola basket, serta bermain bola basket dalam bentuk yang sederhana dengan peraturan yang dimodifikasi dengan menekankan pada pengembangan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

 

9)      Dilanjutkan dengan pemanasan agar peserta didik terkondisikan dalam materi yang akan diajarkan dengan perasaan yang menyenangkan. Pemanasan dalam bentuk game antara lain:

a)      Peserta didik dibagi menjadi empat kelompok besar (peserta didik putera dan puteri dibagi sama banyak). Kalau jumlah peserta didik 32 orang, maka satu kelompok terdiri dari 8 peserta didik.

b)      Cara bermain: (1) Bola dioperkan secara beranting dari belakang ke depan melalui samping kiri/kanan, (2) Bola dioperkan secara beranting dari belakang ke depan melalui atas kepala, (3) Bola dioperkan secara beranting dari belakang ke depan melalui bawah/selangkangan. Apabila bola tersebut terjatuh atau kelompok yang paling terakhir menyelesaikan operan, dinyatakan sebagai kelompok yang kalah dan diberi hukuman berjoget atau bernyanyi.

c)      Berdasarkan pengamatan guru pada game, dipilih sejumlah peserta didik yang dianggap cukup mampu untuk menjadi tutor bagi temannya dalam aktivitas berikutnya. Mereka akan mendapat anggota kelompok dari peserta didik yang tersisa dengan cara berhitung sampai angka sejumlah peserta didik yang terpilih (misalnya 8 orang). Maka jika terdapat 32 peserta didik, setiap kelompok akan memiliki anggota 8 orang.

d)      Dalam pembelajaran ini disamping dapat mengembangkan elemen keterampilan gerak dan pengetahuan gerak, peserta didik juga diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila pada eleman Gotong Royong dan Mandiri dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

 

b.       Kegiatan Inti (60 menit)

Langkah-langkah kegiatan pembelajaran inti dengan prosedur sebagai berikut:

Aktivitas 1 

 

 

 

 


Mengoper/melempar bola adalah salah satu usaha dari seorang pemain untuk membagi atau memberi bola kepada temannya agar dapat memasukkan bola ke keranjang lawan. Mengoper/melempar bola dapat dilakukan dengan dua tangan dan satu tangan yang sering dilakukan dalam suatu pertandingan bola basket. Mengoper/melempar ini berguna untuk operan jarak pendek, sedang, dan jarak jauh. Pembelajaran mengoper/melempar bola dapat dilakukan dengan berbagai cara sebagai berikut:

 

1)      Materi 1: Fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik mengoper/melempar dari depan dada permainan bola basket.

a)      Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang faktar, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik mengoper/melempar dari depan dada permainan bola basket.

Cara melakukannya:

 

 

(1)    Sikap kaki berdiri seenaknya (wajar) dengan otot sedikit ditekuk dan badan sedikit condong ke depan, pandangan ke arah lemparan. Kaki boleh sejajar atau salah satu kaki di depan.

(2)    Bola dipegang dengan kedua telapak tangan dan jari-jari terbuka menutupi bagian samping dan belakang dari bola.  Ibu jari hampir mendekat, semua telapak tangan dan jari menyentuh bola.

(3)    Tekuk kedua siku dengan mendekati badan, dan aturlah bola setinggi dada.

(4)    Mengoper/melempar dimulai dengan melangkahkan satu kaki ke depan ke arah sasaran (penerima). Bersamaan dengan itu, langkahkan kaki, kedua lengan menolak lurus ke depan disertai dengan lekukan pergelangan tangan dan diakhiri dengan jentikan jari-jari.

(5)    Mengoper/melempar diarahkan setinggi dada (penerima) secara mendatar dan bola sedikit berputar.

(6)    Bersamaan dengan irama gerak pelepasan bola, berat badan dipindahkan ke depan, langkahkan kaki belakang setelah bola lepas dari tangan (sebagai gerak lanjutan/follow throught).

 

 

 

 

 

 

 

 


2)      Materi 2: Fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik mengoper/melempar dari pantulan permainan bola basket.

a)      Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang faktar, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik mengoper/melempar bola basket dari pantulan.

Cara melakukannya:

(1)    Sikap permulaan dilakukan seperti pada posisi operan dengan dua tangan.

(2)    Bola dilepaskan dengan tolakan dua tangan menyerong ke bawah dari letak badan kawan.

(3)    Bola dilepaskan setinggi pinggang dan harus diarahkan pada suatu tempat (titik) kira-kira 1 meter di depan penerima (disesuaikan dengan jarak dan kekuatan lemparan). Arah bola agar dapat diterima pada daerah antara lutut dan perut.

(4)    Bila berhadapan dengan lawan, maka sasaran pantulan bola berada di samping kanan/kiri kaki lawan.

 

 

 

 

 

 

 

 


3)      Materi 3: Fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik mengoper/melempar dari atas kepala permainan bola basket.

a)      Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang faktar, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik melempar bola basket dari atas kepala.

Cara melakukannya:

(1)    Posisi bola berada di atas kepala dengan dipegang oleh dua tangan dan cenderung agak di belakang kepala.

(2)    Bola dilemparkan dengan lekukan pergelangan tangan arahnya agak menyerong ke bawah disertai dengan meluruskan lengan.

(3)    Lepasnya bola dari tangan juga menggunakan jentikan ujung jari tangan.

(4)    Posisi kaki berdiri tegak, tetapi tidak kaku. Bila berhadapan dengan lawan, untuk mengamankan bolanya dapat dilakukan dengan meninggikan badan, yaitu mengangkat kedua tumit.

 

 

 

 

 

 

 

 

 


4)      Materi 4: Fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik mengoper/melempar dari samping permainan bola basket.

a)      Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang faktar, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik melempar bola basket dari samping.

Cara melakukannya:

(1)    Sikap berdiri seenaknya dengan posisi kaki kanan di belakang.

(2)    Bola dipegang dengan tangan kanan, dan bawa ke samping telinga kanan. Namun tangan kiri tetap ikut menjaga supaya bola tidak jatuh dan keseimbangan bola terjaga.

(3)    Sikap tangan kanan dengan siku ditekuk dan telapak tangan menghadap ke atas.

(4)    Lemparkan bola ke depan melambung sesuai dengan sasarannya gerakan terakhir melepas bola dengan lecutan jari-jari tangan.

(5)    Setelah bola lepas dari tangan, langkahkan kaki kiri ke depan bersamaan dengan gerakan lanjutan (follow throught).

 

 

 

 

 

 

 

 


5)      Materi 5: Fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik mengoper/melempar bola melengkung (kaitan) permainan bola basket.

a)      Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang faktar, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik mengoper/melempar bola melengkung/kaitan permainan bola basket.

Cara melakukannya:

(1)    Posisi berdiri sama dengan operan setinggi dada, perbedaannya pada operan setinggi dada sasarannya berada di depan, sedangkan operan kaitan sasarannya diarahkan ke samping.

(2)    Bola dipegang dengan tangan kanan dengan rileks (lentur) ke bawah, mulai dari jari kelingking sampai dengan ibu jari hampir seluruh telapak tangan ikut aktif memegang bola.

(3)    Kaki kiri lebih di depan dari kaki kanan dan berdiri dalam jarak yang enak dan jaga keseimbangan.

(4)    Saat bola masih berada di bawah, tangan kiri membantu secukupnya (sekedar membantu agar bola tidak jatuh dan mengantarkannya sesaat sebelum bola meninggalkan tangan kanan).

(5)    Ayunkan lengan yang memegang bola dengan rileks lurus dari samping kanan agak ke belakang.

(6)    Setelah bola hampir sampai di atas sisi kanan kepala, lengan agak ditekuk dan digerakkan ke arah kiri.

(7)    Pada saat itu pergelangan tangan dan jari dilekukkan, sehingga mengakibatkan bola meninggalkan tangan menuju ke samping sebaliknya.

 

 

 

 

 

 

 

 


6)      Materi 6: Fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik mengoper/melempar bola dari bawah permainan bola basket.

a)      Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang faktar, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik mengoper/melempar bola dari bawah permainan bola basket.

Lemparan ini sangat baik dilakukan untuk operan jarak dekat terutama sekali bila lawan melakukan penjagaan satu lawan satu.

Cara melakukannya:

(1)    Cara memegang bola dengan telapak tangan memenuhi bagian kedua samping bola, jari tercerai lentuk, ibu jari menghadap ke bawah agak ke dalam.

(2)    Bola ditarik sedikit ke samping pinggang kiri bila kaki kanan ada di depan dan di samping pinggang kanan bila kaki kiri di depan.

(3)    Kaki yang berlawanan dengan letak bola diletakkan didepan dan digunakan untuk menutup lawan agar tidak mudah merebut bola.

(4)    Operan dilakukan dengan ayunan kedua lengan bawah.

(5)    Bola terlepas setinggi antara pinggang dan sekat rongga dada.

 

 

 

 

 

 

 

 

 


7)      Materi 7: Fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik menangkap bola setinggi dada tanpa pantulan permainan bola basket.

a)      Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang faktar, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik menangkap bola setinggi dada tanpa pantulan permainan bola basket.

Cara melakukannya:

(1)    Dilakukan secara berpasangan atu kelompok saling berhadapan.

(2)    Jika dilakukan secara berpasangan, dapat dilakukan di tempat, bergerak maju, mundur dan menyamping.

(3)    Jika dilakukan dalam bentuk kelompok dan formasi berbanjar, maka yang telah melakukan gerakan berpindah tempat.

(4)    Pembelajaran dilakukan secara berulang-ulang selama 5 menit.

 

 

 

 

 

 

 

 

 


8)      Materi 8: Fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik menangkap bola setinggi dada dengan pantulan permainan bola basket.

a)      Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang faktar, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik menangkap bola setinggi dada dengan pantulan permainan bola basket.

Cara melakukannya:

(1)    Dilakukan secara berpasangan atau kelompok saling berhadapan.

(2)    Jika dilakukan secara berpasangan, dapat dilakukan di tempat, bergerak maju, mundur dan menyamping.

(3)    Jika dilakukan dalam bentuk kelompok dan formasi berbanjar, maka yang telah melakukan gerakan berpindah tempat.

(4)    Pembelajaran dilakukan secara berulang-ulang selama 5 menit.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


b)      Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas.

c)      Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung.

d)      Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan.

e)      Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung.

 

Refleksi:

·     Lakukan aktivitas pembelajaran gerak spesifik mengoper dan menangkap bola permainan bola basket. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (asesmen proses) dan ketepatan melakukan gerakan (asesmen produk). 

 

 

 

 

 

 

 

 


No

Aktivitas Pembelajaran

Hasil Refleksi

 

Tercapai

Belum   Tercapai

1.

Aktivitas pembelajaran gerak spesifik mengoper dan menangkap bola dengan berbagai formasi yang dilakukan secara berpasangan atau berkelompok.

 

 

2.

Menunjukkan nilai-nilai karakter profil Pelajar Pancasila pada elemen mandiri dan gotong royong dalam proses pembelajaran gerak spesifik mengoper dan menangkap bola.

 

 

 

Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran gerak spesifik mengoper, menangkap, menggiring, dan menembak bola permainan bola basket, peserta didik diminta untuk merasakan otot-otot apa saja yang dapat teregang dan berkontraksi. Peserta didik diminta menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran gerak spesifik mengoper  dan menangkap bola permainan bola basket. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru.

 

 

 

 

 

 

 

Catatan:

·     Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran gerak spesifik mengoper dan menangkap bola permainan bola basket yang ditentukan oleh guru, maka minta remidial. 

·     Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran gerak spesifik mengoper dan menangkap bola permainan bola basket yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Lembar Refleksi Diri (Sikap)

 

1.       Isikan identitas Kalian.

2.       Berikan tanda contreng (√) pada kolom “Ya” jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Kalian, dan “Tidak” jika belum sesuai.

3.       Isilah pernyataan tersebut dengan jujur.

4.       Hitunglah jumlah jawaban “Ya”.

5.       Lingkari kriteria Sangat Baik, Baik, atau Kurang Baik sesuai jumlah “Ya” yang terisi.

 

       Nama: ............................                                                            Kelas: ........................

 

 

No

Pernyataan

Ya

Tidak

1.

Saya membuat target asesmen yang realistis sesuai kemampuan dan minat belajar yang dilakukan.

 

 

2.

Saya memonitor kemajuan belajar yang dicapai serta memprediksi tantangan yang dihadapi.

 

 

3.

Saya menyusun langkah-langkah dan strategi untuk mengelola emosi dalam pelaksanaan belajar.

 

 

4.

Saya merancang strategi dalam mencapai tujuan belajar.

 

 

5.

Saya mengkritisi efektivitas diri dalam bekerja secara mandiri dalam mencapai tujuan.

 

 

6.

Saya berkomitmen dan menjaga konsistensi dalam mencapai tujuan yang telah direncanakannya.

 

 

7.

Saya membuat tugas baru dan keyakinan baru dalam melaksanakannya.

 

 

8.

Saya menyamakan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain untuk melaksanakan tujuan kelompok.

 

 

9.

Saya memahami hal-hal yang diungkapkan oleh orang lain secara efektif.

 

 

10.

Saya melakukan kegiatan kelompok dengan kelebihan dan kekurangannya dapat saling membantu.

 

 

11.

Saya membagi peran dan menyelaraskan tindakan dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama.

 

 

12.

Saya tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan tuntutan peran sosialnya di masyarakat.

 

 

13.

Saya menggunakan pengetahuan tentang sebab dan alasan orang lain menampilkan reaksi tertentu.

 

 

14.

Saya mengupayakan memberi hal yang dianggap penting dan berharga kepada masyarakat.

 

 

Sangat Baik

Baik

Perlu Perbaikan

Jika lebih dari 10 pernyataan terisi “Ya”

Jika lebih dari 8 pernyataan terisi “Ya”

Jika lebih dari 6 pernyataan terisi “Ya”

           

 

Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan)

Model Menyontreng

 

1.       Isikan identitas Kalian.

2.       Berikan tanda cek (√) pada kolom “Ya” jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Siswa, dan “Tidak” jika belum sesuai.

3.       Isilah pernyataan tersebut dengan jujur.

4.       Hitunglah jumlah jawaban “Ya”.

5.       Lingkari krteria Sangat Baik, Baik, atau Baik sesuai jumlah “Ya” yang terisi.

 

Nama: ............................                                                                      Kelas: ........................

 

No

Pernyataan

Ya

Tidak

1.

Saya telah dapat menjelaskan pengertian gerak spesifik mengoper/melempar bola permainan bola basket dengan benar.

 

 

2.

Saya telah dapat menyebutkan berbagai jenis gerak spesifik mengoper/melempar bola permainan bola basket dengan lengkap.

 

 

3.

Saya telah dapat merinci cara melakukan gerak spesifik mengoper/melempar bola permainan bola basket dengan lengkap dan benar.

 

 

4.

Saya telah dapat memeragakan gerak spesifik mengoper/melempar bola permainan bola basket secara terkontrol.

 

 

5.

Saya telah dapat menjelaskan pengertian gerak spesifik menangkap bola permainan bola basket dengan benar.

 

 

6.

Saya telah dapat menyebutkan berbagai jenis gerak spesifik menangkap bola permainan bola basket dengan lengkap.

 

 

7.

Saya telah dapat merinci cara melakukan gerak spesifik menangkap bola permainan bola basket dengan lengkap dengan lengkap dan benar.

 

 

8.

Saya telah dapat memeragakan gerak menangkap bola permainan bola basket dengan lengkap secara terkontrol.

 

 

Sangat Baik

Baik

Perlu Perbaikan

Jika lebih dari dan sama dengan 6 pernyataan terisi “Ya”

Jika kurang dari 4 pernyataan terisi “Ya”

Jika kurang dari 4 pernyataan terisi “Ya”

           

 

 

 

 

 

 

Aktivitas 2 

 

 

 

 


Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran gerak spesifik mengoper dan menangkap bola permainan bola basket, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran gerak spesifik menggiring bola permainan bola basket.

Menggiring bola basket merupakan salah satu gerakan atau teknik dasar agar bermain bola basket menjadi lebih mudah dan lancar. Teknik dasar bola basket dalam menggiring bola basket ini merupakan gerakan untuk dapat melakukan gerakan penyerangan yang lebih efektif sehingga pertahanan lawan dapat ditembus dan bola dapat ditembakkan masuk ke dalam ring keranajng lawan sehingga poin dapat diperoleh.

Gerak spesifik menggiring bola basket ini dilakukan untuk menghindari lawan yang ingin menghalangi dan merebut bola, dan waktu melakukan teknik ini membutuhkan tempo yang cepat/lambat sambil mencari selah-selah untuk mendapatkan jalan atau arah untuk menghindarinya. Biasanya juga dribble rendah ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan terobosan ke arah pertahanan lawan.

 

1)      Materi 1: Fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik memantul-mantul bola permainan bola basket.

a)      Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang faktar, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik memantul-mantul bola permainan bola basket.

Cara melakukannya:

(1)    Berdiri dengan sikap melangkah.

(2)    Badan agak condong ke depan.

(3)    Berat badan tertumpu pada kaki depan.

(4)    Doronglah menggunakan telapak tangan ke lantai dengan sumber gerakan dari sikut dibantu pergelangan tangan diaktifkan.

(5)    Ketinggian bola memantul adalah sebatas atau di bawah pinggang.

(6)    Pandangan mata ketika menggiring bola tertuju bebas ke arah depan.

(7)    Gerakan akhir, kedua tangan rileks dan badan ditegakkan kembali.

 

 

 

 

 

 

 

 

 


2)      Materi 2: Fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik menggiring bola di tempat permainan bola basket.

a)     Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang faktar, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik menggiring bola di tempat permainan bola basket.

Cara melakukannya:

(1)    Berdiri dengan sikap melangkah.

(2)    Badan agak condong ke depan.

 

(3)    Berat badan tertumpu pada kaki depan.

(4)    Doronglah menggunakan telapak tangan ke lantai dengan sumber gerakan dari sikut dibantu pergelangan tangan diaktifkan.

(5)    Ketinggian bola memantul adalah sebatas atau di bawah pinggang.

(6)    Pandangan mata ketika menggiring bola tertuju bebas ke arah depan.

(7)    Lakukan dengan menggunakan tangan kanan dan kiri.

(8)    Gerakan akhir, kedua tangan rileks dan badan ditegakkan kembali.

(9)    Pembelajaran ini dilakukan berulang-ulang selama 2 – 3 menit.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


b)    Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas.

c)     Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung.

d)    Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan.

e)     Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung.

Refleksi:

·     Lakukan aktivitas pembelajaran gerak spesifik menangkap permainan bola basket. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (asesmen proses) dan ketepatan melakukan gerakan (asesmen produk). 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

No

Aktivitas Pembelajaran

Hasil Refleksi

 

Tercapai

Belum   Tercapai

1.

Aktivitas pembelajaran gerak spesifik menggiring bola dengan berbagai posisi yang dilakukan secara berpasangan atau berkelompok.

 

 

2.

Menunjukkan nilai-nilai karakter profil Pelajar Pancasila pada elemen mandiri dan gotong royong dalam proses pembelajaran gerak spesifik menggiring bola permainan bola basket.

 

 

 

Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran gerak spesifik menggiring bola permainan bola basket, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran gerak spesifik menggiring bola permainan bola basket. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru.

Catatan:

·     Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran gerak spesifik menggiring bola permainan bola basket yang ditentukan oleh guru, maka minta remidial. 

·     Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran gerak spesifik menggiring bola permainan bola basket yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek dan bervariasi dan kombinasi dalam bentuk pengayaan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Lembar Refleksi Diri (Sikap)

 

1.       Isikan identitas Kalian.

2.       Berikan tanda contreng (√) pada kolom “Ya” jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Kalian, dan “Tidak” jika belum sesuai.

3.       Isilah pernyataan tersebut dengan jujur.

4.       Hitunglah jumlah jawaban “Ya”.

5.       Lingkari kriteria Sangat Baik, Baik, atau Kurang Baik sesuai jumlah “Ya” yang terisi.

 

       Nama: ............................                                                            Kelas: ........................

 

 

No

Pernyataan

Ya

Tidak

1.

Saya membuat target asesmen yang realistis sesuai kemampuan dan minat belajar yang dilakukan.

 

 

2.

Saya memonitor kemajuan belajar yang dicapai serta memprediksi tantangan yang dihadapi.

 

 

3.

Saya menyusun langkah-langkah dan strategi untuk mengelola emosi dalam pelaksanaan belajar.

 

 

4.

Saya merancang strategi dalam mencapai tujuan belajar.

 

 

5.

Saya mengkritisi efektivitas diri dalam bekerja secara mandiri dalam mencapai tujuan.

 

 

6.

Saya berkomitmen dan menjaga konsistensi dalam mencapai tujuan yang telah direncanakannya.

 

 

7.

Saya membuat tugas baru dan keyakinan baru dalam melaksanakannya.

 

 

8.

Saya menyamakan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain untuk melaksanakan tujuan kelompok.

 

 

9.

Saya memahami hal-hal yang diungkapkan oleh orang lain secara efektif.

 

 

10.

Saya melakukan kegiatan kelompok dengan kelebihan dan kekurangannya dapat saling membantu.

 

 

11.

Saya membagi peran dan menyelaraskan tindakan dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama.

 

 

12.

Saya tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan tuntutan peran sosialnya di masyarakat.

 

 

13.

Saya menggunakan pengetahuan tentang sebab dan alasan orang lain menampilkan reaksi tertentu.

 

 

14.

Saya mengupayakan memberi hal yang dianggap penting dan berharga kepada masyarakat.

 

 

Sangat Baik

Baik

Perlu Perbaikan

Jika lebih dari 10 pernyataan terisi “Ya”

Jika lebih dari 8 pernyataan terisi “Ya”

Jika lebih dari 6 pernyataan terisi “Ya”

           

 

Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan)

Model Menyontreng

 

1.       Isikan identitas Kalian.

2.       Berikan tanda cek (√) pada kolom “Ya” jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Siswa, dan “Tidak” jika belum sesuai.

3.       Isilah pernyataan tersebut dengan jujur.

4.       Hitunglah jumlah jawaban “Ya”.

5.       Lingkari krteria Sangat Baik, Baik, atau Baik sesuai jumlah “Ya” yang terisi.

 

Nama: ............................                                                                      Kelas: ........................

 

No

Pernyataan

Ya

 Tidak

1.

Saya telah dapat menjelaskan pengertian gerak spesifik menggiring bola permainan bola basket dengan benar.

 

 

2.

Saya telah dapat menyebutkan berbagai jenis gerak spesifik menggiring bola permainan bola basket dengan lengkap.

 

 

3.

Saya telah dapat merinci cara melakukan gerak spesifik menggiring bola permainan bola basket dengan lengkap dan benar.

 

 

4.

Saya telah dapat memeragakan gerak spesifik menggiring bola permainan bola basket secara terkontrol.

 

 

5.

Saya telah dapat menjelaskan pengertian gerak spesifik menggiring bola permainan bola basket dengan benar.

 

 

Sangat Baik

Baik

Perlu Perbaikan

Jika lebih dari dan sama dengan 3 pernyataan terisi “Ya”

Jika kurang dari 3 pernyataan terisi “Ya”

Jika kurang dari 3 pernyataan terisi “Ya”

           

 

 

 

Aktivitas 3 

 

 

 

 

 


Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran gerak spesifik menggiring bola permainan bola basket, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas pembelajaran menembak bola ke ring basket permainan bola basket.

Menembak merupakan sasaran akhir setiap bermain. Keberhasilan suatu regu dalam permainan selalu ditentukan oleh keberhasilan dalam menembak. Dasar-dasar teknik menembak sebenarnya sama dengan teknik lemparan. Jadi jika pemain menguasai teknik mengoper (passing), maka pelaksanaan teknik menembak bagi pemain tersebut akan sangat mudah dan cepat dilakukan. Di samping itu, tepat tidaknya “mekanik gerakan” dalam menembak akan menentukan pula berhasil tidaknya tembakan.

Teknik tembakan harus dikuasai oleh para pemain bola basket terutama saat melakukan pola penyerangan terhadap jantung pertahanan lawan.

 

1)      Materi 1: Fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik menembak bola dengan dua tangan di atas kepala permainan bola basket.

a)      Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang faktar, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik menembak bola dengan dua tangan di atas kepala permainan bola basket.

Cara melakukannya:

(1)    Berdiri tegak menghadap arah gerakan dalam sikap melangkah, posisi kaki lurus ke depan.

(2)    Kedua lutut agak direndahkan.

(3)    Bola dipegang pada bagian samping bawah dengan kedua telapak tangan dan jari-jari terbuka.

(4)    Pandangan ke arah tembakan sasaran.

(5)    Dorong bola ke depan atas hingga lengan lurus, bersamaan dengan itu pinggul, lutut, dan tumit naik.

(6)    Lepaskan bola dari pegangan tangan saat lengan lurus dan gerakan pelepasan bola dibantu dengan mengaktifkan pergelangan tangan serta jari-jarinya.

(7)    Bentuk arah bola yang benar adalah menyerupai parabola atas melengkung.

(8)    Gerakan akhir, kedua lengan lurus ke depan rileks dan arah pandangan mengikuti arah gerak bola.

(9)    Pembelajaran ini dilakukan berulang-ulang 15 – 20 tembakan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


2)      Materi 2: Fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik menembak bola dengan satu tangan di atas kepala permainan bola basket.

a)      Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang faktar, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik menembak bola dengan satua tangan di atas kepala permainan bola basket.

Cara melakukannya:

(1)    Berdiri tegak, sikap melangkah menghadap arah gerakan bola dan kedua lutut agak rendah.

(2)    Bola dipegang pada bagian bawahnya dengan telapak tangan dan jari-jari.

(3)    Satu terbuka sedangkan tangan yang lainnya membantu menahan bagian samping bola.

(4)    Pandangan ke arah tembakan sasaran.

(5)    Dorong bola ke depan atas dengan menggunakan satu lengan hingga lengan lurus. Bersama dengan itu pinggul, lutut dan tumit naik.

 

(6)    Lepaskan bola dari pegangan tangan saat lengan lurus.

(7)    Gerakan pelepasan bola dibentuk dengan mengaktifkan pergelangan tangan serta jari-jari.

(8)    Bentuk arah bola yang benar adalah menyerupai parabola atau melengkung.

(9)    Gerakan akhir, kedua lengan lurus ke depan rileks dan arah pandangan mengikuti arah gerak bola.

(10) Pembelajaran ini dilakukan berulang-ulang 15 – 20 tembakan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


3)      Materi 3: Fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik menembak bola sambil melompat dengan dua tangan permainan bola basket.

a)      Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang faktar, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik menembak bola sambil melompat dengan dua tangan permainan bola basket.

Cara melakukannya:

(1)    Berdiri kedua kaki dibuka selebar bahu.

(2)    Kedua lengan memegang bola di depan badan.

(3)    Pandangan ke depan atas (ke arah tembakan).

(4)    Rendahkan kedua lutut dengan membawa bola ke depan atas dahi.

(5)    Tolakkan kedua kaki ke atas tegak lurus bersamaan kedua lengan diluruskan ke atas.

(6)    Lepaskan tembakan pada sasaran saat lompatan berada pada titik tertinggi atau saat akan turun menggunakan kedua tangan.

(7)    Gerakan akhir, mendarat menggunakan kedua ujung telapak kaki bersamaan kedua lutut mengeper, kedua lengan di depan samping badan dengan kedua sikut ditekuk, pandangan ke arah bola.

(8)    Pembelajaran ini dilakukan berulang-ulang 15 – 20 tembakan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


4)      Materi 4: Fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik menembak bola dari depan dada dengan dua tangan permainan bola basket.

a)      Guru membagikan lembar kerja yang berisikan tentang faktar, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik menembak bola dari depan dada dengan dua tangan permainan bola basket.

Cara melakukannya:

(1)    Sikap awal sama dengan menembak dari atas kepala, dengan sikap jongkok badan tegak.

(2)    Pelaksanaannya, kedua tungkai diluruskan dengan kedua lengan tetap lurus, bola dilemparkan ke atas menuju ring basket. Palannya bola membentuk parabola.

(3)    Sikap akhir, yaitu badan tegak, lengan lurus ke atas dan pandangan ke arah ring.

 

 

 

 

 

 

 

 

 


b)      Peserta didik menerima, mempelajari, dan mencoba mempraktikkan tugas pada lembar tugas.

c)      Guru melakukan pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung.

d)      Melakukan klarifikasi terkait penjelasan dan gambar gerakan dengan peragaan jika diperlukan.

e)      Guru melakukan asesmen dan umpan balik selama proses pembelajaran berlangsung.

Refleksi:

·     Lakukan aktivitas pembelajaran menembak bola ke ring basket permainan bola basket. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (asesmen proses) dan ketepatan melakukan gerakan (asesmen produk). 

 

 

 

 

 

 

 


No

Aktivitas Pembelajaran

Hasil Refleksi

 

Tercapai

Belum   Tercapai

1.

Aktivitas pembelajaran menembak bola ke ring basket permainan bola basket.

 

 

2.

Menunjukkan nilai-nilai karakter profil Pelajar Pancasila pada elemen mandiri dan gotong royong dalam proses aktivitas pembelajaran menembak bola ke ring basket permainan bola basket.

 

 

 

 

Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran menembak bola ke ring basket permainan bola basket, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas  pembelajaran menembak bola ke ring basket permainan bola basket. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru.

 

Catatan:

·     Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran menembak bola ke ring basket permainan bola basket yang ditentukan oleh guru, maka minta remidial. 

·     Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam melakukan aktivitas pembelajaran menembak bola ke ring basket permainan bola basket yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih komplek yaitu variasi menembak bola ke ring basket permainan bola basket dalam bentuk pengayaan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Lembar Refleksi Diri (Sikap)

 

1.       Isikan identitas Kalian.

2.       Berikan tanda contreng (√) pada kolom “Ya” jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Kalian, dan “Tidak” jika belum sesuai.

3.       Isilah pernyataan tersebut dengan jujur.

4.       Hitunglah jumlah jawaban “Ya”.

5.       Lingkari kriteria Sangat Baik, Baik, atau Kurang Baik sesuai jumlah “Ya” yang terisi.

 

 

       Nama: ............................                                                            Kelas: ........................

 

 

No

Pernyataan

Ya

Tidak

1.

Saya membuat target asesmen yang realistis sesuai kemampuan dan minat belajar yang dilakukan.

 

 

2.

Saya memonitor kemajuan belajar yang dicapai serta memprediksi tantangan yang dihadapi.

 

 

3.

Saya menyusun langkah-langkah dan strategi untuk mengelola emosi dalam pelaksanaan belajar.

 

 

4.

Saya merancang strategi dalam mencapai tujuan belajar.

 

 

5.

Saya mengkritisi efektivitas diri dalam bekerja secara mandiri dalam mencapai tujuan.

 

 

6.

Saya berkomitmen dan menjaga konsistensi dalam mencapai tujuan yang telah direncanakannya.

 

 

7.

Saya membuat tugas baru dan keyakinan baru dalam melaksanakannya.

 

 

8.

Saya menyamakan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain untuk melaksanakan tujuan kelompok.

 

 

9.

Saya memahami hal-hal yang diungkapkan oleh orang lain secara efektif.

 

 

10.

Saya melakukan kegiatan kelompok dengan kelebihan dan kekurangannya dapat saling membantu.

 

 

11.

Saya membagi peran dan menyelaraskan tindakan dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama.

 

 

12.

Saya tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan tuntutan peran sosialnya di masyarakat.

 

 

13.

Saya menggunakan pengetahuan tentang sebab dan alasan orang lain menampilkan reaksi tertentu.

 

 

14.

Saya mengupayakan memberi hal yang dianggap penting dan berharga kepada masyarakat.

 

 

Sangat Baik

Baik

Perlu Perbaikan

Jika lebih dari 10 pernyataan terisi “Ya”

Jika lebih dari 8 pernyataan terisi “Ya”

Jika lebih dari 6 pernyataan terisi “Ya”

           

 

Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan)

Model Menyontreng

 

1.       Isikan identitas Kalian.

2.       Berikan tanda cek (√) pada kolom “Ya” jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Siswa, dan “Tidak” jika belum sesuai.

3.       Isilah pernyataan tersebut dengan jujur.

4.       Hitunglah jumlah jawaban “Ya”.

5.       Lingkari krteria Sangat Baik, Baik, atau Baik sesuai jumlah “Ya” yang terisi.

 

 

Nama: ............................                                                                      Kelas: ........................

 

No

Pernyataan

Ya

Tidak

1.

Saya telah dapat menjelaskan pengertian gerak spesifik menembak bola permainan bola basket dengan benar.

 

 

2.

Saya telah dapat menyebutkan berbagai jenis gerak spesifik menembak bola permainan bola basket dengan lengkap.

 

 

3.

Saya telah dapat merinci cara melakukan gerak spesifik menembak bola permainan bola basket dengan lengkap dan benar.

 

 

4.

Saya telah dapat memeragakan gerak spesifik menembak bola permainan bola basket secara terkontrol.

 

 

5.

Saya telah dapat menjelaskan pengertian gerak spesifik menembak bola permainan bola basket dengan benar.

 

 

 

Sangat Baik

Baik

Perlu Perbaikan

Jika lebih dari dan sama dengan 3 pernyataan terisi “Ya”

Jika kurang dari 3 pernyataan terisi “Ya”

Jika kurang dari 3 pernyataan terisi “Ya”

           

 

c.       Kegiatan Penutup (10 menit)

1)      Salah seorang peserta didik di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan, guru mempertanyakan apa manfaatnya.

 

 

2)      Guru dan peserta didik melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul saat melakukan aktivitas pembelajaran.

3)      Guru menginformasikan kepada peserta didik, kelompok dan peserta didik yang paling baik penampilannya selama pembelajaran permainan bola basket.

4)      Guru menugaskan peserta didik yang terkait dengan pembelajaran yang telah dilakukan untuk membaca dan membuat kesimpulan tentang aktivitas gerak spesifik melempar, menangkap, menggiring, dan menembak bola, hasilnya dijadikan sebagai tugas asesmen penugasan.

5)      Berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik dan menyampaikan salam.

6)      Peserta didik kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib, dan bagi peserta didik yang bertugas mengembalikan peralatan ke tempat semula.

 

"Untuk Contoh dalam bentuk File format pdf silahkan lihat melalui tampilan berikut :"

Link Download Modul Ajar

Baiklah, di penghujung tulisan ini telah kami sediakan lengkap file contoh modul penjaskes SMP kelas 7 semester ganjil dalam format pdf yang bisa di convert doc dengan mudah. Tergantung guru-guru sekalian.

Demikian info yang bisa kami sajikan kali ini. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan pembaca. Terima Kasih.

Belum ada Komentar untuk "Modul Ajar PJOK Kelas VII SMP Kurikulum Merdeka Terbaru 2022/2023"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel